MATA INDONESIA, JAKARTA – Memiliki cita rasa rempah yang kuat dan nikmat, rendang menjadi menu yang tidak ketinggalan dipesan saat berada di rumah makan Padang. Selain memiliki cita rasa yang kuat, rendang memiliki makna dan filosofi yang harus kita ketahui.

Rendang pernah masuk sebagai makanan terenak di dunia pada 2017 dan 2018 versi CNN. Proses memasak rendang dilakukan dengan pengawetan daging yang sudah dilakukan sejak lama. Biasanya masyarakat Minangkabau menggunakan daging kerbau sebagai pilihan tapi bisa juga menggunakan daging sapi.

Masyarakat Minang percaya bahwa rendang memiliki tiga makna yang berkaitan dengan sikap, yaitu kesabaran, kebijaksanaan dan ketekunan. Ketiga makna tersebut dibutuhkan dalam proses memasak rendang, termasuk pada saat memilih bahan-bahan yang cita rasa tinggi.

Untuk bahan-bahan yang digunakan pada proses pembuatan rendang juga memiliki makna dan filosofi sendiri, yaitu:

Daging
Filosofi pada daging melambangkan ‘niniak mamak’ atau pemimpin suatu suku. Bagi masyarakat Minang, daging sapi atau kerbau melambangkan kemakmuran dan rasa cinta yang diberikan oleh orangtua kepada anak dan keponakannya.

Kelapa atau Santan
Santan terbuat dari kelapa atau melambangkan ‘cadiak pandai’ yang berarti kaum intelektual. Makna kelapa bagi kaum Minangkabau sebagai mempersatukan semua komunitas yang ada di masyarakat.

Cabai
Cabai atau lado merupakan lambang ‘Alim Ulama’ yaitu yang tegas dalam mengajarkan agama. Masakan Padang khas dengan rasa pedas yang tercipta dari cabai. Kaitan antara cabai dan ulama dimana pedas melambangkan guru-guru agama di Padang waktu mengajar anak-anak membaca Al-quran dan cara berbudi pekerti. Hal ini dilakukan agar anak-anak dapat ingat dan tahu serta dapat menjadi orang yang baik nantinya.

Bumbu
Bumbu atau pemasak melambangkan keberagaman atau keseluruhan masyarakat Minangkabau. Bumbu dalam rendang sbagai pelengkap yang kaya akan rempah. Maksudnya, semua orang di dalam komunitas masyarakat itu penting dan harus dihargai sebagai sesuatu yang penting juga.

Reporter: Eka Budiarti

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here