Foto: China Press

MATA INDONESIA , JAKARTA – Kucing merupakan hewan yang menggemaskan bagi manusia. Kucing memang sulit untuk mengungkapkan perasaan kepada manusia. Namun, tanpa disadari kucing kerap mengungkapkan atau mengisyaratkan sesuatu melalui ekornya.

Oleh karena itu, untuk para pecinta kucing, berikut adalah isayarat kucing yang perlu diketahui.

1. Merasa bahagia
Jika tidak mengerti yang maksud kucing peliharaan Anda, lihatlah dari pergerakan ekornya. Apabila ekor kucing lurus ke atas berarti menandakan bahwa ia sedang merasa bahagia, percaya diri, merasa nyaman dengan lingkungannya, dan adanya keinginan untuk bersikap ramah dan interaktif.

2. Tanda-tanda sakit
Jika Anda melihat kucing tidak kuat untuk megibas-ngibaskan ekornya, maka bisa jadi itu menjadi tanda-tanda sakit. Gejala yang penting lainnya adalah bisa dilihat dari perubahan warna, pendarahan, atau bekas gigitan pada kucing. Ketika sudah mengetahuinya, segerakan kucing Anda dibawa ke dokter hewan untuk diperiksa.

3. Bersiap untuk menerkam sesuatu
Pernahkah Anda memperhatikan ketika kucing sedang menatap sesuatu yang bergerak, maka ekornya akan bergerak melambat?

Menurut Media The Readers, jika melihat ekor kucing Anda seperti itu maka tandanya ia sedang bersiap untuk melakukan gerakan fisik atau ingin menerkam sesuatu, misalnya melihat tikus yang sedang bergerak.

4. Waktunya bermain
Ketika kucing menghampiri Anda dengan melengkungkan ekornya hingga ujungnya menyerupai tanda taya, maka tandanya mengisyaratkan untuk mengajak bermain. Jika ada waktu luang, kucing akan memanfaat suasana hati mereka untuk mengajak bermain pemiliknya.

5. Sedang tidur
Pernahkah melihat kucing sedang tertidur? Jika pernah, perhatikanlah bagaimana posisi ekor kucing tersebut. Kucing akan menyelipkan ekor ke bawah wajahnya ketika sedang tidur. Kucing termasuk hewan crepuskuler, artinya hewan yang paling aktif di antara senja dan fajar. Kucing bisa tidur selama 12 hinga 16 jam dalam sehari.

6. Mundur!
Kucing yang mengarahkan ekornya ke bawah artinya memberitahu Anda untuk mundur. Biasanya itu menunjukkan reaktivitas atau suasana hati yang agresif perilaku kucing tersebut. Namun, tidak semua kucing seperti itu, karena kucing Persia memiliki ekor yang rendah. Dalam hal ini tidak boleh disamakan dengan perilaku reakif kucing pada umumnya.
(Fitria Nur Rahmawati)

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here