(Mandi Ilustrasi).
(Mandi Ilustrasi).

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sudah hampir satu tahun Pandemi Covid-19 menghanyi Indonesia dan dunia. Banyak warga net memilih menghabiskan waktu di rumah karena takut terpapar virus mematikan tersebut.

Tak hanya itu, segala peraturan Pemerintah juga sudah diterapkan, mulai dari PSBB sampai Work From Home (WFH). Ini guna mengurangi semua aktifitas di luar rumah.

Saat di rumah dan tidak melakukan apa pun membuat badan malas untuk mandi, terlebih jika tidak ada kegiatan di luar rumah. Namun, malas mandi ternyata akan memberikan dampak buruk terhadap kesehatan, lho.

Selain membuat badan jadi bau dan gatal-gatal, ada beberapa dampak bahayanya jarang mandi. Simak penjelasan berikut:

1. Menyebabkan kulit kering pada tubuh dan wajah

Pada dasarnya, tubuh manusia membutuhkan banyak air untuk membuat kulit lebih lembab dan cerah. Kurangnya kandungan air pada tubuh akan membuat kulit menjadi kering dan timbulnya jerawat pada wajah. Oleh karna itu, mandi dua kali sehari sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh terutama pada kulit.

2. Timbulnya penyakit kulit seperti panu, kurap dan jamur

Walaupun tidak keluar rumah, kemungkinan tubuh untuk terkena debu dan kuman juga ada lho. Jarang mandi bisa memudahkan kuman untuk nempel di kulit kita, hal tersebut tentu bisa menyebabkan gatal-gatal dan timbulnya panu, kurap serta jamur pada kulit.

3. Aliran darah tidak lancar

Bahaya dari jarang mandi selanjutnya adalah tekanan darah menjadi tidak lancar, karena pada saat mandi otot-otot tubuh yang tegang akan menjadi rileks. Aliran darah pun menjadi lebih lancar. Dengan demikian, rasa pegal-pegal pada tubuh akan hilang dan tubuh menjadi lebih segar.

4. Membuat Insomnia dan susah tidur

Insomnia atau sulit tidur tenyata salah satu dari dampak jarang mandi lho, karena jika kamu hanya mandi satu kali dalam sehari, kotoran yang menempel pada tubuh tidak akan hilang secara menyeluruh. Selain itu tubuh akan merasa gatal dan cepat gerah, hal tersebut bisa memberikan efek yang tidak nyaman pada saat tidur dan bisa menyebabkan Insomnia.

Reporter: Nour Aidel Pitri

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here