Rich Brian bertemu dengan Gojek. (Foto: Gojek)

MATA INDOENSIA, JAKARTA – Beberapa tahun terakhir, Indonesia mengalami kemajuan teknologi yang pesat. Adanya pembaruan tersebut dimanfaatkan bagi beberapa orang untuk dijadikan sebuauh usaha yang menghasilkan karya. Tak hanya di Indonesia, namun juga sukses di dunia.

Misalnya saja di tahun 1995, meluncurnya pesawat N250 karya B.J. Habibie. Hal tersebut menjadi salah satu penemuan terbesar yang pernah dilakukan oleh anak bangsa. Kala itu, pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia tersebut menjadi bukti kehandalan Indonesia di bidang penerbangan.

Sepertinya penemuan tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menghasilkan karya yang lebih bermanfaat bagi banyak orang. Meski dalam bidang dan bentuk yang berbeda, nggak sedikit anak bangsa yang hingga sekarang sudah menorehkan prestasi melalui karya-karyanya yang mendunia.

Nah, untuk lebih jelasnya, berikut ada beberapa karya anak bangsa yang sudah mendunia:

1. Go-Jek

Wah, kalau yang satu ini pasti nggak ada yang nggak mengenal layanan transportasi online ini. Goj-Jek yang mulai beroperasi sejak 2010 ini sekarang sudah semakin tumbuh menjadi aplikasi layanan transportasi online terdepan.

Tidak hanya transportasi, tapi Go-Jek juga menawarkan jasa lain seperti logistik, layanan antar makanan, layanan bersih-bersih, dan lainnya. Karya besutan Nadiem Makarim ini sudah bisa dinikmati di lebih dari 20 kota di Indonesia.

Berhasil di negara sendiri, Go-Jek mulai merambah kesuksesannya ke negara tetangga, seperti Singapura, Thailand, dan Vietnam.

2. Teknologi 4G

Siapa yang sangka jika teknologi satu ini merupakan karya anak Indonesia? Yup, penemunya adalah Prof. Dr. Khoirul Anwar, yang berasal dari Kediri, Jawa Timur.

Pria lulusan Nara Institute of Sains Technology, Jepang ini berhasil menemukan metode komunikasi yang lebih cepat dari 3G. Khoirul Anwar menerapkan metode ini dengan tujuan mengatasi masalah komunikasi di kota-kota besar yang memiliki gedung pencakar langit.

Kesulitan berkomunikasi saat di daerah pegunungan juga menjadi salah satu alasannya, karena di kawasan tersebut gelombang yang ditransmisikan mengalami pantulan dan delay yang lebih panjang.

Atas temuannya ini, Khoirul Anawar mendapatkan penghargaan Best Paper untuk kategori Sains pada Institute of Electrical and Electronic Technology Conference pada Mei 2010 di Taiwan. Teknologi 4G ini juga telah dipatenkan di beberapa perusahaan elektronik dunia, seperti China dan Jepang.

3. Mobil listrik ‘Selo’

Putra Petir dari tanah Padang, Ricky Elson, dikenal sudah menghasilkan karya yang ciamik di bidang mesin. Ia melanjutkan pendidikan di Jepang bidang keahlian Teknik Mesin di Politechnic University of Japan. Lulus S1, Ricky pun melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2.

Menjadi salah seorang lulusan terbaik membuat Ricky direkrut oleh profesornya untuk bekerjasama merancang motor di Nidec Corporation, Kyoto, Jepang, yaitu perusahaan elektoronik yang memproduksi elemen motor presisi atau mikromotor.

Tak tanggung-tanggung, dengan karier yang cemerlang membuat Ricky merancang 80 persen produk Nidec. Selama 14 tahun berkarya di Jepang, Ricky telah menghasilkan 14 penemuan teknologi motor listrik. Semua dipatenkan secara internasional atas namanya.

Salah satu karya suksesnya adalah sebuah mobil listrik, yang diberi nama ‘Selo’. Pemerintah Malaysia menerima ‘Selo, namun sayangnya pemerintah Indonesia justru malah menolak versi beta Selo, karena dianggap tidak lolos uji emisi ramah lingkungan.

4. Karakter Minions

Beralih ke dunia animasi, kamu sudah tahu belum jika karakter Minions diciptakan oleh pria berdarah Indonesia, yaitu Pierre Coffin. Putra dari novelis N.H Dini tersebut telah mengantongi kesuksesan yang besar dari karakter si kuning mungil ini.

View this post on Instagram

Nama Pierre Coffin mungkin akan terdengar asing di telinga orang Indonesia. Padahal, pria berdarah Indonesia ini adalah animator yang membuat karakter hits Minions. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Trailer film Despicable Me 3, klik: #ba_dm3 ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Berikut adalah fakta mengenai Pierre Coffin yang tidak kamu tahu. 1. Nama aslinya Pierre-Louis Padang Coffin. 2. Lahir di Perancis, 2 November 1967. 3. Dia anak dari NH. Dini, novelis ternama Indonesia dan diplomat Perancis, Yves Coffin. 4. Panggilannya adalah Padang. 5. Punya satu saudara perempuan Marie Claire Lintang Coffin yang biasa dipanggil Lintang. 6. Makanan favoritnya adalah nasi goreng, kerupuk serta segala masakan yang dipanggang dan ditambah dengan bumbu kacang dan sate. 7. Menyukai cerita wayang kulit! Apalagi cerita Ramayana dan Gatot Kaca. 8. Meski ibunya penulis ternama, Pierre sama sekali tidak pernah membaca karya ibunya (nah lho!) . 9. Tempat favoritnya adalah Kedutaan Besar Indonesia di Perancis. 10. Menurutnya, budaya Indonesia itu budaya paling cantik di dunia, masakan Indonesia adalah hidangan paling enak di dunia dan bahasa Indonesia adalah bahasa yang paling indah. 11. Karirnya di dunia animasi dimulai sejak ia bersekolah di Gobelins, Paris, Perancis. 12. Pierre Coffin adalah bapak dari karakter Minion di film Despicable Me, Despicable Me 2, Minions dan Despicable Me 3. 13. Awalnya, dia berencana membuat Minion berbentuk panjang, namun setelah dirasa-rasa, lebih lucu jika dia membuat Minion lebih pendek. 14. Keseluruhan bahasa Minions dibuat oleh Pierre sendiri. 15. Bahasa Minions yang dibuatnya adalah campuran dari bahasa Spanyol, Italia, Inggris, Yunani dan tentu saja bahasa Indonesia. 16. Dia juga yang mengisi suara untuk 899 minions, termasuk Kevin, Bob, Stuart, Evil Minions dan minion-minion lainnya. 17. Terakhir, hasil karyanya ini telah menjadi official mascot dari Illumination Entertainment . idntimes.com === #bioskop #bioskopinfo #minions #pierrecoffin

A post shared by BIOSKOP (@bioskop) on

Meski disukai oleh banyak kalangan di dunia, Pierre Coffin tetap tidak melupakan darah Indonesianya. Jika kalian menyadarinya, Pierre menyisipkan kata ‘terima kasih’ pada sebuah adegan di salah satu film Minions.

5. Equil

Kamu pasti pernah melihat air mineral dengan kemasan seperti botol bir? Yup, jika kamu ingat, merknya adalah Equil. Dengan kemasannya yang mewah, banyak orang yang mengira bahwa minuman ini berasal dari luar negeri.

Nyatanya tidak. Equil berasal dari Indonesia. Minuman ini dihasilkan dari sumber mata air mineral di Sukabumi, Jawa Barat. Kualitasnya yang baik membuatnya sukses menembus pasar internasional, seperti Singapura, Thailand, Australia, Hongkong, Arab Saudi, dan Italia.

6. Lea Jeans

Saat kamu lihat logonya, pasti kamu bakal berpikir bahwa merk tersebut berasal dari Amerika Serikat. Nggak salah sih, karena memang logonya merupakan bendera Negara tersebut.

Lea Jeans sendiri memang sengaja mem-branding dirinya seperti produk Amerika Latin, tapi kenyataannya produk ini merupakan karya anak bangsa, loh!

Lea Jeans diproduksi oleh PT Lea Sanent yang berlokasi di Tangerang. Produk jeans ini diproduksi sejak tahun 1971. Desain dan logonya memang berpusat pada Amerika, jadi nggak heran banyak orang yang tertipu.

7. Polygon

Polygon sudah sejak lama menjadi brand sepeda asli Indonesia yang disukai masyarakat. Sering dikira produk luar negeri, merk sepeda ini ternyata diproduksi di Sidoarjo, Jawa Timur. Ada beberapa jenis sepeda yang diproduksi, di antaranya sepeda gunung, sepeda mini untuk anak-anak, hingga sepeda lipat.

Banyak orang Indonesia yang mengira bahwa Polygon adalah prduk import. Soalnya, dulu produk sepeda ini justru dipromosikan pertama kali di luar negeri. Setelah sukses, barulah kembali ke Indonesia.

Masyarakat Indonesia harus bangga nih, karena sepeda ini pernah digunakan di UCI DH World Cup tahun 2013 oleh tim Internasional UR Team. Salut! (Dinda)