MATA INDONESIA, JAKARTA – Anda lahir dan tumbuh di tahun 80-90 an? pastinya mengenal permainan layang-layang. Sekarang ini sejak pandemik Virus Corona melanda Indonesia, permainan layang-layang kembali populer dan dimainkan berbagai kalangan.

Ternyata dalam permainan ini, ada berbagai istilah. Istilah ini muncul di tahun 70 an dan sekarang tetap masih dipakai oleh orang-orang yang bermain layang-layang. Apa saja istilah tersebut?

1. Kenur
Salah satu jenis benang yang tidak tajam. Biasanya kenur ini dipasang sebelum benang gelasan. Tujuannya agar saat bermain, benang ini tidak melukai tangan yang memegangnya.

2. Gelasan
Benang gelasan ini tajam karena bahannya dicampur dengan lem dan gelas bubuk. Benang ini biasanya digunakan untuk tanding adu kuat antar layangan. Benang gelasan ini dapat memotong benang lain, dan pemilik layangan yang memotong benang layangan lain dianggap sebagai pemenang. Benang gelasan bila disentuh langsung dapat mengakibatkan luka, dan karena itu bagian bawahnya biasanya tidak diberi gelas agar dapat dipegang oleh tangan. Selain itu bahaya lainnya adalah bila benang gelasan tersangkut pada kabel listrik. Hal ini dapat mengakibatkan putusnya kabel listrik dan pemegangnya terkena sengatan listrik.

3. Telap
Arti kata telap dalam KBBI(Kamus Besar Bahasa Indonesia) ialah lebih merujuk pada kebal atau tidak mempan. Namun dalam bahasa anak layangan digunakan untuk sebuah layang-layang putus

4. Metang
Metang merupakan sebutan kegiatan mengejar dan mengambil layangan yang telah putus. Momen inilah yang dirindukan, karena biasanya hanya anak-anak saja yang mengejar bahkan menunggu layangan putus. Baginya satu buah layangan cukup berharga.

5. Tali Kamah
Tali kamah merupakan tali simpul yang diikat pada layang-layang, serta memiliki fungsi sebagai kendali. Jenis tali kamah ada dua yaitu tali kamah manteng yang berfungsi agar layangan terbang secara tenang saat di udara. Dan tali kamah lilit yang berfungsi untuk melilit layangan yang putus.

6. Ulur
Ulur merupakan sebuah teknik dalam memainkan layang-layang, salah satunya untuk menerbangkannya. Selain itu teknik tersebut juga biasa digunakan saat adu layangan, biasanya pemain yang menggunakan gelasan cap semut.

7. Singit
Singit merupakan sebutan untuk layangan yang tidak seimbang, biasanya hal ini disebabkan oleh tali kamah atau layangan yang kurang baik kualitasnya.

Reporter: Fajar Nur Alamsyah

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here