Ilustrasi Teh
Ilustrasi Teh

MATA INDONESIA, JAKARTA – Teh merupakan minuman yang paling populer di dunia selain kopi, memiliki berbagai banyak jenis yang sangat wajib untuk dicicipi dan dijamin si penyicip tidak akan menyesal. Beberapa diantaranya bahkan dijual sangat mahal dengan merek yang berbeda-beda.

Sangking populernya teh di dunia, minum teh menjadi kebiasaan masyarakat di dunia bahkan sampai menjadi budaya di beberapa negara. Banyak perusahaan-perusahaan di duna=ia yang berlomba-lomba memproduksi teh dan berusaha menjadi merek brand teh yang di cap enak oleh masyarakat. Simak Merek teh populer dan terbaik di dunia yuk!

  1. Twinings
Twinning Tea
Twinning Tea

Merek teh asal Inggris yang namanya diambil dari Thomas Twining yang memperkenalkan teh kepada keluarga bangsawan. Merek ini sudah ada sejak tahun 1706, dimiliki oleh Associated British Foods, Britania Raya dan menjadi teh paling populer di dunia karena kenikmatan tehnya. Saat ini Twinings menjual produknya ke lebih dari 50 negara di seluruh dunia.

Twinings memiliki 30 varian yang dikemas dalam dus dan diisi 10 kantung teh. Diantaranya ada Traditional Afternoon tea. Teh dengan rasa dan warna yang kuat dan sangat kental, dan sangat nikmat bila dicampurkan dengan susu. Lalu ada, Teh Passion Fruit, dengan rasa tropis perpaduan mangga, jeruk, dan markisa. Teh Earl Grey, dengan harum daun mint, Teh Chamomile, dengan rasa yang lembut dan dapat dijadikan sebagai pengantar tidur. English Breakfast, Flavored Black Tea, Green tea, Fruit Black and Herbal infusionsI, dan masih banyak lagi. Harganya Rp 55.000 per dusnya.

  1. Dilmah

Teh ini merupakan merek teh dari Sri Lanka dan dijual secara internasional. Perusahaannya didirikan oleh Merril J. Fernando pada tahun 1988. Dilmah menjual produknya pada lebih dari 100 negara termasuk Estonia, Inggris, Turki, Lithuania, Malaysia, Singapura, Pakistan, Polandia, Rusia, Hongaria, Kanada, Chili, Afrika, Australia, India, Indonesia, dan masih banyak lagi. Pada tahun 2009 Dilmah menjadi merek teh terbesar ke-6 di dunia lho!

Teh Dilmah ditanam secara langsung di perkebunan terbaik Sri Lanka dan menggunakan cara tradisional untuk menghasilkan teh berkualitas serta dikemas langsung dari kebunnya, sehingga kandungan antioksidan tehnya tidak akan berkurang. Dilmah memiliki banyak varian, diantaranya yang paling populer adalah teh chamonimilenya. Di kemas di dalam dus dan diisi 20 saset, teh ini di jual rata-rata seharga Rp 90.000 per dusnya. Di Indonesia juga banyak yang menjual eceran per saset dengan harga Rp 3.000-7.000 per sasetnya.

  1. Harney & Sons

Perusahaan teh yang berlokasi di Millerton, New York dan didirikan pada tahun 1983. Teh milik Harney & Sons ini didistribusikan ke restoran, hotal dan toko tertentu. Meski begitu, di Indonesia kamu masih akan sering menjumpai teh ini.

Teh ini memiliki banyak varian, dan yang paling populer diantaranya adalah Harney and Sons Classic Hot Cinnamon Spice, teh yang menghadirkan kombinasi rasa teh hitam yang kuat, kayu manis, kulit jeruk, dan cengkeh manis. Sejak dikeluarkan varian ini pada tahun 1980-an, teh varian ini masih menjadi favorit masyarakat hingga sekarang. Ada juga varian Tea Chocolate Mint, Yellow & Blue Caffeine Free Chamomile and Lavende, dan masih banyak lagi. Dibungkus di dalam kaleng dan berisi 20 kantong teh, teh ini dijual dengan harga Rp 130.000-250.000.

  1. Tong Tji

Merek lokal dengan kualitas yang luar biasa, teh ini berdiri sejak tahun 1938 di Tegal, Jawa Tengah. Yup, teh lokal ini merupakan salah satu teh yang sangat nikmat dan enak di minum. Didirikan oleh Tan See Giam di perusahaan Teh Dua Burung Wangi.

Teh ini memiliki berbagai macam varian, yang populer diantaranya adalah Jasmine tea premium yaitu teh melati premium dengan campuran teh hijau dan bunga melati asli, lalu ada varian Lemon yang memadukan rasa teh dan lemon yang segar. Teh ini memiliki dua macam, ada yang berbentuk celup dan yang dedaunan (tubruk) di kemas dengan banyak ukuran dari dus isi 10 kantung teh sampai 100 kantung untuk teh celupnya. Harga yang ditawarkan adalah Rp 9.000-50.000

Reporter: Anggita Ayu 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here