(Foto: TBS)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Brasil menjadi salah satu negara dengan angka wabah virus Corona tertinggi di dunia. Kasus infeksi virus Corona di Brasil bahkan telah mencapai angka 5,3 juta sejak pandemi menyerang.

Sementara jumlah kematian akibat virus Corona telah meningkat dan menjadikan Brasil berada di urutan kedua di dunia sebagai negara dengan angka kematian tertinggi akibat virus Corona. Urutan pertama ditempati Amerika Serikat yang mencatatkan angka 155 ribu, demikian data yang dihimpun oleh Universitas Johns Hopkins.

Terbaru, Brasil berencana menggunakan vaksin virus Corona buatan Cina sebagai langkah dari program imuninasi nasional. Gubernur Sao Paulo, Joao Doria mengungkapkan bahwa pemerintah federal telah menyutujui pembelian 46 juta dosis vaksin CoronaVac.

Melansir BBC, Rabu, 21 Oktober 2020, Doria mengatakan bahwa vaksin ini akan digunakan pada awal Januari tahun depan. Jika mendapat persetujuan badan regulasi kesehatan Brasil, maka CoronaVac akan dikembangkan oleh perusahaan Cina Sinovac Biotech.

Vaksin CoronaVac akan menjadi salah satu dari dua vaksin yang masuk dalam program imunisasi nasional di negara yang dipimpin oleh Presiden Jair Bolsonaro itu. Selain Vaksin CoronaVac, Brasil juga berencana menggunakan vaksin yang dibuat oleh raksasa obat AstraZeneca dan Universitas Oxford, Inggris.

Untuk vaksin buatan Cina, kabarnya Brasil sedang melakukan pengujian di pusat penelitian Institut Butantan yang berada di negara bagian Sao Paolo. Pada Senin (19/10) lembaga tersebut resmi menyatakan bahwa vaksin dua dosis aman dalam uji klinis tahap akhir.

Akan tetapi pihaknya memberi peringatan bahwa hasilnya hanyalah awal, dengan pengujian yang tengah berlangsung. Dikatakan, data mengenai seberapa efektif vaksin tersebut tidak akan dirilis hingga uji coba selesai. Uji coba juga akan dilakukan di Indonesia dan Turki.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here