(Foto: UT Southwestern Medical Center)

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Sebuah studi mengungkapkan bahwa ada momen di mana Anda tidak bergairah untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan Anda. Ada semacam kegelisahan tertentu setiap kali Anda memikirkannya.

Kurangnya gairah seksual, membuat sebagian orang menahan diri untuk tidak menemukan pasangan yang romantis karena mereka khawatir tidak dapat memberikan kepuasan seksual mereka kepada pasangan.

Yang mereka tidak ketahui adalah, meskipun itu bukan masalah fisik, beberapa di antaranya berakar pada alasan emosional dan psikologis yang berdampak pada kehidupan seks mereka.

Lantas apa yang membuat kurangnya gairah seksual?

Untuk mendapatkan jawaban atas kurangnya gairah seksual, para peneliti telah melakukan studi analitis untuk membuktikan bahwa lingkungan seseorang berperan penting dalam membangkitkan gairah seseorang.

Para ahli menyarankan, satu bagian otak memproses emosi kita, termasuk respons seksual. Hal tersebut memompa ketakutan, agresi, cinta, kesedihan, keputusasaan, pemujaan, dan segala macam emosi yang dirasakan seseorang. Bagian ini secara tidak langsung bertanggung jawab untuk membangkitkan gairah seksual Anda.

Untuk merasa terangsang, seseorang membutuhkan lingkungan yang sempurna, yang cenderung mengurangi stress dan lebih banyak kasih sayang. Sebab lingkungan yang dipenuhi dengan stress dan keputusasaan dapat menurunkan gairah seseorang.

Bahkan jika seseorang berusaha untuk membisikkan hal-hal manis berbau seksual ke telinga pasangannya, mereka mungkin tidak akan mau melakukannya. Situasi pandemi yang sedang berlangsung saat ini dan tekanan kerja dari rumah juga berkontribusi pada pembentukan lingkungan yang sangat menegangkan, di mana gairah seksual bahkan tidak dapat membuat seseorang melakukannya.

Jadi, menjaga lingkungan sangat penting jika Anda ingin melanjutkannya dengan pasangan. Cobalah letakkan beberapa lilin romantis beraroma di sisi tempat tidur Anda, atau melodi manis yang lembut dan menggoda. Saat itulah dua pasangan akan setuju untuk melupakan pemicu stres mereka dan bercinta satu sama lain.

Stres kronis dan pengaruhnya terhadap kehidupan seks

Alasan lain mengapa sebagian besar dari kita tidak memiliki gairah untuk berhubungan seks adalah karena ‘stres kronis’. Jadi, ketika hormon stress dalam tubuh kita terus menerus meningkat tanpa pelepasan, itu membuat kita sakit secara emosional dan perlahan menarik kita ke dalam labirin keputusasaan. Akhirnya, kita mulai membenci seks dan kesenangan.

Jadi, apa solusi untuk semua ini? Para ahli menyarankan bahwa seseorang harus sangat terbuka terhadap gagasan seks dan memulai aktivitas yang dapat meningkatkan gairah seksual.

Aktivitas seperti Yoga, meditasi, dan olahraga sederhana dapat membuat otot bekerja sekaligus membangkitkan gairah seksual Anda. Lebih lanjut, jika seseorang membedakan hal negatif dan positif dalam pengalaman seksualnya, hal itu dapat membantu mereka memahami dengan lebih baik, apa sebenarnya yang ingin mereka nikmati.

Ini mempersempit perspektif Anda tentang apa yang membangkitkan gairah Anda dan apa yang tidak. Jika Anda mencoba menghilangkan sisi negatifnya dengan sesuai, maka Anda akan menemukan cara yang jauh lebih mudah untuk mengatasi masalah kurangnya gairah seksual.

Setiap orang harus bekerja untuk menemukan jalan tengah dalam hubungan seksual mereka di mana kedua pasangan dapat menikmati diri mereka sendiri, melansir Times of India.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here