Ilustrasi makam (pixabay)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Saat rindu dengan seseorang yang sudah tiada, satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah mengirim doa dan berkunjung ke makamnya. Di sana, kita akan khusyuk memanjatkan doa untuk almarhum atau almarhumah yang sudah tenang.

Tak hanya saat rindu, ziarah kubur menjadi salah satu kegiatan yang kerap dilakukan oleh masyarakat Indonesia di momen-momen tertentu. Misalnya, menjelang bulan Ramadhan atau saat Hari Raya Idul Fitri.

Berziarah juga dianjurkan Rasulullah SAW. Sebab, dengan berziarah, diharapkan umat manusia yang masih hidup bisa mengingat dan mengambil hikmah dari mereka yang sudah meninggal.

Saat melakukan ziarah kubur, umat muslim dianjurkan untuk membaca doa. Doa tersebut bisa menjadi obat rindu sekaligus hadiah untuk orang terkasih kita yang sudah tiada.

Berikut adalah doa saat berziarah ke makam:

Allahummaghfìrlahu war hamhu wa ‘aafìhìì wa’fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì’ madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.

Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.

Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.”

“Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.” (HR. Muslim).

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here