Kamis, Oktober 28, 2021

Dibilang Pengemis oleh Baim Wong, Beberapa Kalangan Galang Donasi untuk Kakek Suhud

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kakek Suhud Arief mengundang prihatin banyak kalangan lantaran videonya yang dibilang pengemis oleh Baim Wong viral di media sosial. Dalam video tersebut, dirinya hanya terlihat pasrah dan diam saja ketika dicecar Baim Wong.

Bahkan, kakek Suhud yang sejatinya ingin menawari Baim Wong dagangannya hanya terpaku di atas motornya saat selebriti Tanah Air itu bagi-bagi uang kepada driver ojek online yang kebetulan ada area tersebut.

Rasa prihatin tidak hanya datang dari kalangan netizen saja, sejumlah public figure bahkan turut menggalang donasi untuk kakek Suhud yang telah menginjak usia 70 tahun itu. Berikut daftar public figure yang menggalang donasi untuk sang kakek.

1. Taqy Malik

Hafiz Alquran, Taqy Malik memutuskan menggalang dana untuk kakek Suhud. Dalam situs penggalangan donasi, Taqy Malik mengatakan, “Teman-teman, di sini saya cuman mau mengajak kalian bersedekah, menyisihkan sedekit rezeki dari Allah SWT untuk kakek Suhud. Biarlah rejekinya dijawab oleh kita semua untuk kebutuhan mendesak yang sedang ia butuhkan.”

Target dari donasi yang harus terkumpul sebesar 50 juta Rupiah. Donasi ini dibuka pada 12 Oktober 2021. Tak sampai dua hari, donasi tersebut sudah terkumpul lebih dari Rp32 juta. Padahal sisa hari penggalangan dana masih ada 6 hari lagi

2. Uncle Teebob

Uncle Teebob atau pemilik nama asli Tubagus Zainal Arifin, seorang pegiat sosial, juga ikut membuka donasi untuk kakek Suhud. Sebelum membuka donasi, dirinya lebih dulu mencari tahu mengenai kakek di video Baim Wong tersebut dan kemudian mendapat informasi mengenai identitas sang kakek yang ternyata membutuhkan dana untuk pengobatan kakinya. Uncle Teebob lalu melakukan penggalangan dana. Dari dana tersebut, uang yang terkumpul sebanyak 7 juta Rupiah.

Melalui akun Instagram-nya, ia menulis: “Saat ini kita tidak terima lagi titipan karena belum tahu jelas kebutuhan untuk pengobatan kakinya, tapi untuk saat ini dengan 7 juta Rupiah dirasakan sudah sangat cukup.

Uncle Teebob berharap, dari dana yang terkumpul tersebut, kakek Suhud dapat segera menjalani pengobatan. Ia juga mengajak masyarakat untuk membantu kakek Suhud dalam memulai usaha di kontrakannya. “Karena beliau sudah merasa sering kecapaian berjualan keliling,” tulisnya.

3. Erwin Moron

Bersama Uncle Teebob, musisi Erwin Moron turut menggalang donasi untuk kakek Suhud. Baru sehari dibuka, ratusan orang telah ikut mendonasikan uangnya untuk kakek Suhud. Mantan vokalis band Dr.PM mengaku terharu melihat antusias netizen Indonesia.

Total donasi sudah mencapai belasan juta rupiah. Hasil dari donasi tersebut akan digunakan untuk pengobatan sang kakek dan kebutuhan hidupnya.

“Donatur baik hati… saat ini donasi terkumpul sementara berjumlah Rp. 11.577.930.21,” tulis Erwin di akun Instagram-nya.

“Jumlah ini diakumulasi dari open donasinya @uncle_teebob & donasi yang masuk ke rekening Erwin Heryadi,” sambung Erwin, seraya menambahkan akan terus memberikan informasi mengenai perkembangan jumlah donasi melalui akun Instagram-nya.

Selain beberapa public figure di atas, Yayasan Gerak Menebar Kebaikan  juga telah membuka donasi untuk kakek Suhud. Donasi ini diinformasikan melalui Intagramnya, @gerakmenebarkebaikan.

Donasi ini telah mencapai 30 juta Rupiah hingga Selasa (12/10). Donasi akan ditutup pada Kamis (14/10) dan hasilnya akan diserahkan untuk Kakek Suhud pada Jumat (15/10).

“Ada beberapa teman-teman yayasan dan komunitas sosial juga melakukan open donasi untuk kakek, Insyaallah hari kamis kita close donasi. Di hari Jumat atau Sabtu, kita akan melakukan penyerahan,” ungkap Robi, pihak Yayasan Gerak Menebar Kebaikan.

Reporter: Sheila Permatasari

BERIKAN KOMENTAR POSITIF

Ayo berikan komentar
Tuliskan nama

Berita Terbaru

BSI Jadi Penopang Industri Halal Nasional di Tanah Air

MATA INDONESIA, JAKARTA-PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk bakal menjadi penopang industri halal nasional seiring terintegrasinya layanan transaksi keuangan (single...
- Advertisement -

Baca berita yang ini