Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Foto: Minews.id/Anita)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Siapa sangka, ragamnya transportasi yang ada si Indonesia, ternyata bus masih menjadi moda angkutan darat favorit pilihan masyarakat.

Anto penumpang bus dengan tujuan Gunung Kidul yang sedang duduk di ruang tunggu Terminal Kampung Rambutan mengatakan, ia lebih menyukai naik bus karena langsung turun di deket rumahnya.

“Kalau naik kereta kan jauh harus ke Pasar Senen dan turunnya di Lumpiyangan, sedangkan tempat saya di Gunung Kidul, jadi harus naik bus sekali lagi,” kata Anto kepada Minews pada tanggal 25 Desember 2019.

Dalam kesempatan yang sama, berbeda dengan Anto, Diah penumpang bus dari Cirebon baru pertama kalinya naik bus Cirebon-Jakarta. Sebelumnya ia selalu naik kereta, tapi karena kehabisan tiket akhirnya ia memilih naik bus.

“Bus enak juga sih, bisa ketemu banyak orang, bisa kenalan sama orang,” kata Diah.

Namun, dalam perjalanan ia merasa terganggu dengan adanya pengamen yang masuk ke dalam bus. Menurutnya itu cukup membuat tidak nyaman penumpang, apalagi yang sedang istirahat.

Hampir sama dengan Diah, anak muda asal Jakarta, Toby pun merasakan hal yang sama.

Menurut Toby, kalau naik bus bisa dengan mudah berkenalan dengan orang lain yang sedang sama-sama menunggu bus.

Selain itu akan lebih banyak pengalaman, salah satunya saat pemberhentian di beberapa tempat. Dengan begitu justru menambah pengetahuan tentang wilayah pemberhentian tersebut, katanya.

Meski banyak pemberitaan mengenai bus yang ugal-ugalan, tidak membuat mereka takut naik transportasi yang yang satu ini.

“Saya pribadi sih ngga (terpengaruh), karena pengalamannya lebih banyak,” ucap Toby kepada Minews. (Anita Rahim)