Goo Hara (Foto: Istimewa)

MATA INDONESIA, SEOUL – Penyanyi asal Korea Selatan, Goo Hara, ditemukan meninggal di rumahnya di Seoul pada 24 November 2019 lalu. Sayang, kematian eks girl band KARA ini dimanfaatkan orang jahat.

Usut punya usut, brangkas yang ada di rumah Goo Hara dicuri orang yang dikenalnya dengan baik. Media lokal Dispatch pun kemudian mengungkapkan rekaman CCTV saat pelaku melakukan aksinya pada Januari 2020 lalu.

Kejadian ini diketahui salah satu rekan Goo Hara berinisial K menyatakan baru sadar sebuah brankas menghilang pada April 2020. Hal tersebut membuatnya bersama kakak Goo Hara, Goo Ho mengecek CCTV bersama.

Menurutnya, lensa kamera CCTV tersebut ditutupi daun. “Saya rasa mereka mencoba menutupi identitas mereka,” kata K dikutip Selasa 13 Oktober 2020.

Dalam rekaman CCTV yang dirilis ke publik, seorang tersangka pencuri terlihat sedang mengamati rumah tersebut dari luar. Video lainnya menujukkan pelaku terlihat hati-hati memanjat tembok luar rumah dan juga melintasi halaman luar lalu mencoba membuka pintu depan.

Seorang ahli menyatakan pelaku dalam video tersebut diperkirakan memiliki tinggi sekitar 175 cm. Ahli itu juga menyakini pria yang muncul di dua video itu merupakan orang yang sama.

Melihat gerak-gerik pelaku, K dan Goo Ho meyakini pelaku merupakan orang yang mengenal Goo Hara secara pribadi. Keyakinan tersebut muncul sebab pelaku terlihat mengetahui denah, letak brankas, terlebih lagi kode lama kunci rumah tersebut.

“Kami telah mengganti kode kunci setelah Goo Hara meninggal. Hanya saya dan Goo Ho yang mengetahuinya. Sedangkan pelaku terlihat menekan kode yang lama,” tutur K.

“Orang ini tahu denah dalam rumah dengan baik. Seseorang yang baru masuk pertama kali tidak akan tahu kalau ada pintu terhubung yang tidak dikunci. Pintu di ruang ganti (tempat brankas) tidak dikunci. Ini dilakukan orang yang mengetahui hal tersebut.”

Secara terpisah, pengacara Goo Ho mengungkapkan kasus tersebut telah dilaporkan ke polisi sejak Mei 2020. Namun, kasus itu tak berkembang hingga kini karena minim informasi terkait pelaku serta isi brankas yang tak diketahui.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here