Ilustrasi serangan jantung (istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Stres karena beban pekerjaan yang terlalu berat ditambah memiliki bos yang galak dan kurang disukai ternyata berpengaruh nyata terhadap kesehatan jantung.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur the Center for Preventive Cardiology di University of Maryland School of Medicine dan penulis Heal Your Heart menurut keterangan di WEB MD, Michael Miller.

Menurutnya buruknya lingkungan kerja berpengaruh sebagai pemicu serangan jantung. Hal itu terjadi ketika atasan Anda memberikan beragam pekerjaan dan Anda tidak bisa mengontrol pekerjaan.

Hal ini juga didukung oleh para peneliti yang menganalisis 400 ribu pekerja di Amerika Serikat. Mereka menemukan bahwa kebanyakan pekerja yang tidak percaya dengan bosnya cenderung lebih sering merokok dan memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, pola makan yang buruk, obesitas dan kolesterol tinggi. 

Melansir dari Metro, bekerja di lingkungan dengan kepercayaan rendah cenderung memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang menjadi penyebab kematian nomor wahid di dunia. 

Risiko itu disebabkan oleh metode mengatasi masalah yang dilakukan karyawan tidaklah sehat. Misalnya, ketika dimarahi bos, karyawan cenderung makan sembarangan dan sering merokok untuk menghilangkan kepenatan dan stres.

Padahal tanpa hal itu, stres yang terasa akibat kesal dengan bos juga sudah menyebabkan peningkatan tekanan darah yang jadi pemicu timbulnya penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan serangan jantung.