Ilustrasi.

MINEWS, JAKARTA - Manusia sejatinya tak akan bisa lepas dari interaksi dan sosialisasi dengan sesama, karena hakikatnya manusia adalah makhluk sosial. Untuk itu, manusia butuh bekal sopan santun sejak dini, untuk membentuk akhlak yang baik di kemudian hari.

Sopan santun tak hanya sebatas dilakukan pada orang tua di rumah, namun perlu dilakukan pada teman sebaya dan juga guru di sekolah.

Maka dari itu, penting diterapkan sopan santun dan perilaku yang baik pada anak-anak mengingat mereka akan selalu mencontoh orang di sekitarnya.

Dalam Islam, sopan santun disebut juga dengan adab. Islam juga mengatur beberapa adab, misalnya adab kepada orang tua dan guru, yang mana kesemuanya memegang peran penting dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sopan Santun kepada Orang Tua

Perilaku anak-anak selalu berangkat dari rumah. Bagaimana cara dia berbicara terlatih dari bagaimana cara dia berperilaku di rumah. Untuk itu, anak-anak perlu dibiasakan cara sopan santun kepada orang tua dirumah, seperti:

1. Cium Tangan saat Berpergian dan Pulang

Banyak anak-anak di era sekarang yang melupakan budaya cium tangan pada orang yang lebih tua. Maka dari itu, anak-anak perlu dibiasakan untuk cium tangan kepada orang tua saat ia ingin berpergian atau ketika pulang.

2. Tidak Memandang Orang Tua dengan Pandangan Tajam

Terkadang orang tua sering menegur sang anak ketika ia nakal. Namun, biasakanlah pada mereka ketika sedang dinasehati, jangan memandang mata orang tua dengan tatapan tajam dan seolah menantang.

3. Tidak Meninggikan Suara ketika Sedang Berbicara

Anak-anak terkadang suka berteriak memanggil orang tuanya ketika menginginkan sesuatu. Namun ternyata hal tersebut bukanlah akhlak terpuji. Hal yang harus dilakukan ialah biasakan anak-anak untuk mengahmpiri orang tua dan biacaralah yang baik dan sopan.

4. Tidak Mendahului Orang Tua ketika Berbicara

Hal yang harus dilakukan sang anak jika orang tuanya sedang berbicara ialah tidak menyelaknya. Jika hal tersebut dibiasakan pada anak sejak dini, maka ia akan membiarakan lawan bicaranya terutama orang tua untuk mengatakan apa yang ingin dikatakan meski si anak sudah memiliki argumen.

5. Mendengarkan Nasehat yang Disampaikan

Saat anak nakal atau emlakukan hal-hal yang tidak baik, orang tua biasanya akan menegur dan menasehati. Akan tetapi, anak sering merasa tak suka kemudian menutup telinga atau pergi begitu saja. tentunya hal tersebut sangat tidak terpuji. Anak perlu dibiasakan untuk mendengarkan apa yang dikatakan orang tua agar ia terbiasa juga mendengarkan nasehat gurunya disekolah.

Sopan Santun kepada Guru

Anak pada dasarnya akan segera memulai cara bersosialisasi ketika memasuki bangku sekolah. Maka dari itu, semua harus disiapkan dari rumah termasuk sopan santun, baik pada teman dan juga pada guru. Jika ia sudah terbiasa sopan dan berperilaku baik pada orang tua dirumah, anak juga pasti akan menerapkanya di sekolah.

Adapun adab yang harus diperhatikan anak kepada guru disekolahnya:

  1. Tidak Menjelekan dan Membicarakan Guru

Anak-anak terkadang menjumpai guru-guru yang dirasa ‘galak’ dan tidak disukai oleh murid-murid lainnya. Hal tersebut mendorong mereka untuk membicarakan kejelekan guru tersebut.

  1. Tidak Melawan Guru

Perlu ditanamkan pada anak bahwa guru adalah orang tua mereka disekolah. Maka dari itu, mereka tetap harus mendengarkan nasehat guru.

  1. Meminta Izin Setiap Ingin Keluar Kelas

Sangat tidak sopan jika sang anak keluar kelas tanpa memita izin dari sang guru yang sedang mengajar. Untuk itu, beri pesan pada anak untuk senantiasa meminta izin pada guru dikelas jika ingin keluar atau akan melakukan sesuatu.