Ilustrasi Doa (Foto: Istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bulan Rajab 1441 H akan jatuh esok hari, Selasa 25 Februari 2020. Bagi umat Islam, bulan Rajab merupakan bulan yang mulia selain bulan Ramadhan.

Untuk menghargai bulan Rajab, setiap Muslim dianjurkan menjalankan amalan-amalan sunah, contohnya puasa Rajab. Puasa Rajab tahun 2019 bisa ditunaikan mulai besok.

Dikutip dari dakwahuii.com, Senin 24 Februari 2020 tidak ada ketentuan berapa hari dalam melaksanakan puasa Rajab. Meski demikian ada beberapa keutamaan bagi orang yang berpuasa di bulan Rajab.

Dalam sebuah hadits disebutkan, pahala satu hari puasa sama dengan sebulan puasa, tujuh hari puasa akan ditutupkan pintu neraka, delapann hari puasa akan dibukakan pintu surga, dan 10 hari puasa akan diijabah keinginannya.

Dengan begitu, puasa Rajab dapat dilakukan sesuai kemampuan masing-masing.

Berikut ini niat puasa bulan Rajab :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT.”

Selain berpuasa, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, zikir, dan membaca doa menjelang serta selama bulan Rajab. Saat memasuki bulan Rajab, Rasulullah selalu membaca Doa.

Dikutip dari situs nu.or.id, inilah doa yang selalu dibaca Rasulullah saat memasuki bulan Rajab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allohumma barik lana fi rojaba wa sya’bana wa ballighna romadhona.

Artinya: “Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlhan.”

Doa ini bersumber dari hadis riwayat Imam al-Baihaqi dalam kitab Syu’ab al-Iman, dari Anas bin Malik, dia berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ، قَالَ: اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ، وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَان

“Ketika Nabi Saw memasuki bulan Rajab, beliu mengucapkan; Allohumma barik lana fi rojaba wa sya’bana wa ballighna romadhona.’”

Selain berdoa, umat Muslim juga dianjurkan untuk melakukan sejumlah amalan mulia, termasuk membaca istighfar. Lafaz istighfar yang dianjurkan untuk dibaca pada bulan Rajab adalah Sayyidul Istighfar.

Sayyidul istighfar adalah doa istighfar yang paling utama. Pasalnya, sayyidul istighfar adalah raja dari semua macam doa meminta ampun.

Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan untuk berdoa dengan sayyidul istighfar setiap selesai salat sebanyak tiga kali di waktu pagi dan sore hari selama bulan Rajab sebagaimana dicontohkan oleh Rasul.

Berikut bunyi bacaan sayyidul istighfar:

اللَّهُمَّ أنْتَ رَبّي لا إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وأنا عَبْدُكَ وأنا على عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ ما اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرّ مَا صَنَعْتُ أبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عليَّ وأبُوءُ بِذَنْبي فاغْفِرْ لي فإنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أنْتَ

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mas tatha’tu a’uudzu bika min syarri ma shana’tu abuu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abuu-u bi dzanbii faghfir lii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa ant(a).

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu, aku akan setia pada janjiku pada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Kuakui segala nikmat-Mu atasku dan aku akui segala dosaku (yang aku perbuat). Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here