Ilustrasi osteoporosis (pixabay)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Paparan virus corona atau Covid-19 memang tak kenal usia dan gender. Siapa pun bisa terkena jika tak menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Namun, perlu dipahami juga bahwa ada beberapa kalangan yang memiliki tingkat risiko penularan lebih tinggi. Salah satunya pasien dengan keluhan osteoporosis.

Osteoporosis merupakan penurunan kualitas dan kepadatan tulang yang dapat membuat tulang lebih rapuh dan mudah patah. Umumnya, pasien yang menderita osteoporosis kekurangan nutrisi seperti kalsium dan vitamin D.

Lantas, apa hubungannya masalah tulang dengan penularan Covid-19?

Menurut Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc, selaku Pakar Gizi Medik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, penderita osteoporosis tentu mengalami kekurangan vitamin D yang menjadi nutrisi penting pada kesehatan tulang. Sementara itu, vitamin D juga berperan penting pada sistem imun dan daya tahan tubuh manusia.

“Vitamin D selain untuk tulang juga bisa berperan pada daya tahan tubuh,” ucapnya pada acara webinar Osteoporis bersama CDR pada Kamis 22 Oktober 2020.

Dr. Saptawati menjabarkan bahwa kurangnya vitamin D pada pasien osteoporosis tentu bisa berimbas pada sistem imun mereka mengingat vitamin D bisa membantu memproduksi imunitas tubuh.

“Begitu terkena Covid-19, pasien tersebut berisiko lebih tinggi kematiannya, karena kurangnya vitamin D pada tubuh yang berguna sebagai daya tahan tubuh,” kata dr. Saptawati.

Maka, asupan kalsium dan vitamin D sangatlah penting dan menjadi primadona di masa pandemi ini. Bukan hanya untuk tulang, tapi juga untuk daya tahan tubuh.

Kamu pun bisa mendapatkan vitamin D dengan asupan sehat dan bergizi seperti susu, keju, telur, bayam hingga ikan salmon. Mudahnya lagi, vitamin D juga bisa didapat secara gratis dengan sering-sering berjemur di bawah sinar matahari pagi.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here