Aplikasi Wheelmap

MATA INDONESIA, JAKARTA – Disabilitas adalah orang normal yang memiliki keterbatasan fisik atau mental. Penyandang disabilitas biasanya kurang mendapatkan perhatian dan sering diremehkan.

Mereka dianggap sulit untuk melakukan aktivitas karena keterbatasannya. Tapi beberapa penyandang disabilitas sekarang sudah banyak yang mandiri karena banyak melakukan pelatihan. Dan sudah banyak pula yang melek akan keberadaan penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian.

Beberapa orang berusaha menciptakan aplikasi untuk membantu penyandang disabilitas demi mempermudah kegiatan atau aktivitas mereka. Berikut beberapa aplikasi untuk membantu orang dengan disabilitas:

1. Wheelmap

Pengguna kursi roda biasanya memiliki kendala ketika ingin mengunjungi sebuah tempat. Minimnya informasi sebuah tempat ramah kursi roda ini membuat para penyandang disabilitas kesulitan untuk berpergian.

Seorang pengguna kursi roda, Raul Krauthausen, akhirnya membuat aplikasi yang bernama Wheelmap untuk para pengguna kursi roda. Aplikasi ini akan menunjukkan lokasi serta jalan yang ramah bagi mereka. Selain itu, memberikan bukti gambar jalan mana saja yang bisa mereka lewati.

Sama dengan Waze, tapi khusus untuk penyandang kursi roda. Setiap lokasi ditandai dengan tiga warna. Warna hijau menandakan lokasi tersebut dapat diakses oleh pengguna kursi roda. Warna kuning, menandakan sebagian area yang bisa diakses oleh mereka. Dan, warna merah menunjukkan lokasi dan area tidak bisa diakses oleh pengguna kursi roda.

2. Be My Eyes

Aplikasi ini membantu para tuna netra untuk memudahkan aktivitasnya. Be My Eyes menjadi mata bagi mereka yang yang memiliki keterbatasan penglihatan.

Melansir dari bemyeyes.com, ketika pengguna tuna netra atau rabun meminta bantuan melalui aplikasi, Be My Eyes mengirimkan pemberitahuan ke berbagai relawan untuk membantu pengguna. Aplikasi bekerja dengan memasang pengguna dengan relawan yang dapat melihat berdasarkan bahasa dan zona waktu. Relawan akan menjawab permintaan dan menerima video langsung menggunakan kamera depan dari smartphone pengguna.

Bagi pengguna hanya perlu mengetuk dua kali di layar ponselnya untuk menghubungkan dengan relawan yang tersedia. Para relawan yang memberikan bantuan akan mendapatkan poin dan akan terpampang pada profil pengguna.

3. Signteraktif

Signteratif merupakan aplikasi buatan anak bangsa untuk membantu para penyandang tuli. Muhammad Ismail, yang juga penyandang tuli adalah orang dibalik pembuat aplikasi ini.

Signteratif membantu penyandang tuli berkomunikasi dengan orang lain. Aplikasi ini mengandalkan hubungan telepon video, signteraktif bisa diunduh di Play Store.

Ketika sedang berpergian dan ingin bekomunikasi dengan seorang yang tidak bisa diajak menggunakan bahasa isyarat, mereka bisa menggunakan Signteraktif. Di dalam aplikasi ini, sudah terdaftar beberapa ahli bahasa isyarat yang telah bergabung.

Lewat sambungan telepon video, penyandang tuli berbicara dengan ahli bahasa isyarat dan pesan penyandang tuli akan langsung diterjemahkan dan diberitahu ke lawan bicara.

4. Voice Dream Reader

Aplikasi ini akan membacakan buku yang disukai atau menarik. Melalui Voice Dream Reader rasanya seperti mendengarkan podcast dan dapat digunakan bagi mereka yang menyandang disabilitas atau tidak.

Voice Dream Reader bisa menjadikan artikel di website menjadi suara. Selain itu, aplikasi ini juga didukung dengan format file teks untuk dijadikan suara.

Menariknya, Voice Dream Reader juga di support dengan beberapa aplikasi, diantaranya Dropbox, iCloud Drive, Google Drive, Evernote, Instapaper, dan Pocket. Namun, untuk mendapatkan aplikasi ini perlu mengeluarkan uang.

5. SwiftKey Symbol

SwiftKey meluncurkan inisiatif baru untuk mempermudah anak-anak dengan gangguan bicara berkomunikasi satu sama lain. SwiftKey Symbol adalah aplikasi alat bantu komunikasi yang menggunakan gambar. Tak hanya anak-anak saja, aplikasi ini bisa digunakan dari berbagai kalangan usia.

Pengguna dapat memilih sederet gambar yang bisa mewakili pesan yang ingin disampaikan. Lalu Swifkey Symbol akan mengubah gambar tersebut ke sebuah kalimat dan pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik. SwiftKey Symbol bisa didapatkan lewat Play Store.

6. Si Votun Jabar

Aplikasi Si Votun Jabar dirancang khusus untuk penyandang tuna netra dalam memeperoleh informasi seputar Jawa Barat. Aplikasi ini dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Komunikasi Informatika Provinsi Jawa Barat.

Sistem informasi Si Votun Jabar menggunakan voice over bagi para penyandang tuna netra di Jawa Barat. Aplikasi ini menyediakan layanan informasi publik bagi masyarakat tuna netra di Jawa Barat. Melalui Si Votun Jabar minimal ada pengetahuan tentang Jawa Barat.

7. Brailliac

Brailliac dapat membantu bagi seseorang yang ingin berinteraksi dengan tuna netra. Aplikasi ini menyediakan untuk belajar bahasa Braille. Selain itu, Brailliac disarankan bagi orang yang mengalami penurunan penglihatan. Aplikasi Brailliac mudah dipergunakan karena memiliki tampilan yang sederhana, untuk pemula sekalipun.

8. Gerak

Aplikasi Gerak buatan Rexona ini merupakan aplikasi asisten mobilitas suara bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Hanya cukup berbicara dan chatting, mereka dapat menemukan tempat yang ramah penyandang disabilitas terdekat.

Aplikasi ini dilengkapi dengan dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Pengguna dapat langsung berbicara jika ingin pergi ke suatu tempat. Setelah berbicara, akan muncul ikon biru dan beberapa pilihan terdekat yang mudah ditempuh.

Aplikasi Gerak juga bekerjasama dengan Grab untuk mengakses berbagai tempat dengan nyaman. Dapat mengakses melalui aplikasi kendaraan online dengan memesan Grab-Gerak. Mitra pengemudinya juga dilatih khusus, sehingga dapat memperlakukan mereka dengan baik sesuai kondisi yang dibutuhkan.

9. uSound

uSound diciptakan untuk membantu masalah pendengaran. Aplikasi ini akan mengoptimalkan suara apapun. Di dalam aplikasi ini dapat mengatur dan mengubah frekuensi suara yang diinginkan. Namun, aplikasi ini bukan untuk alat bantu dengar.

10. Spread the Sign

Aplikasi ini cocok untuk orang yang ingin belajar isyarat. Ada sekitar 200.000 bahasa isyarat dari seluruh dunia. Spread the Sign juga berguna jika tidak bisa berbahasa asing dan dengan ini bisa menggunakan kode-kode ini.

11. Dyslexia Test and Training

Aplikasi Dyslexia Test and Training adalah aplikasi untuk membantu penderita disleksia yang merupakan penyakit gangguan di fungsi otak yang membuat penderitanya memiliki kesulitan dalam membaca dan menulis. Seperti gangguan pada mata, tapi sebenernya tidak.

Gangguan ini membuat penderitanya sering salah tulis dan baca. Aplikasi ini membantu mengenali apakah terkena disleksia atau tidak, semakin baik atau semakin parah, sekaligus melatih kemampuan kognitif.

Reporter: Laita Nur Azahra

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here