Suasana malam hari melihat blue fire Kawah Ijen (liahasty.com)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Gunung Ijen menjadi salah satu destinasi favorit para wisatawan mancanegara. Pasalnya, Gunung Ijen memiliki kawah dengan pesona api biru yang sangat menakjubkan.

Hanya ada dua saja di dunia, selain di Islandia, Eropa, pesona api biru hanya ada di Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Untukmu yang ingin menikmati keindahan api biru Kawah Ijen, pesona kemunculannya hanya akan datang di waktu tiga per empat malam, atau sekitar pukul 03.00 – 04.00 WIB yang merupakan titik terindah penampakan api biru Kawah Ijen.

Namun, jangan memiliki ekspetasi yang berlebih, karena faktor cuaca terkadang membuat pesona api biru muncul malu-malu ke permukaan. Saat musim penghujan tiba, biasanya api biru hanya akan muncul kecil-kecil saja. Sedangkan saat musim kemarau, pesona api biru akan terlihat lebih menakjubkan.

Supaya tidak gagal dan dapat melihat keindahan api biru Kawah Ijen yang sangat menakjubkan, berikut ini ada beberapa tips yang dapat kamu ikuti.

Penasaran apa saja tipsnya? Simak selengkapmya di sini ya!

1. Siapkan Fisik dan Mental yang Kuat

Pendakian untuk melihat pesona api biru ini akan sangat melelahkan. Kamu harus berjalan hingga mendaki sejauh 3 km dengan berbagai macam perubahan pijakan. Maka dari itu, sebelum melakukan pendakian pastikan kamu memang sudah siap secara mental dan fisik.

Jangan sampai melakukan pendakian disaat mental dan fisik yang masih belum kuat. Pasalnya, hal ini dapat menghambat pendakian dan cenderung beresiko. Jika memang masih belum siap fisik dan mental, sebaiknya tunda terlebih dahulu rencanamu sejenak.

2. Mulai Mendaki Pukul 01.00 WIB

Karena pesona api biru akan muncul dengan maksimal pada pukul 03.00 – 04.00 WIB, maka ada baiknya untukmu mulai mendaki disaat pukul 01.00 WIB. Walaupun udara dingin akan terasa menusuk sampai tulang, tapi usahamu akan terbayarkan dengan keindahan api biru yang langka tersebut.

Usahakan untuk tidak kesiangan saat berburu api biru Kawah Ijen ini. Jika sampai kesiangan, kamu tidak akan melihat keindahan api biru yang ramai diperbincangkan karena keindahannya tersebut.

3. Pastikan Tidak Datang saat Musim Penghujan

Melakukan pendakian saat sedang musim penghujan tentu akan sedikit merepotkan. Pasalnya, jalur yang akan dilalui menjadi lebih licin, berlumpur, dan sulit untuk dipijak.

Pilihlah waktu terbaikmu disaat musim kemarau. Dengan berkunjung saat musim kemarau, pesona api birunya pun akan lebih tampak maksimal, berbeda dengan musim penghujan yang hanya akan menampakkan api biru yang malu-malu saja.

4. Siapkan Peralatan Pendakian hingga Peralatan Fotomu dengan Sebaik Mungkin

Saat melakukan pendakian, siapkanlah segala peralatan yang kamu butuhkan dengan sebaik mungkin. Mulai dari makanan, pakaian, hingga obat-obatan yang dibutuhkan. Jangan sampai melakukan pendakian dengan mendadak dan tanpa persiapan peralatan yang matang.

Selain itu, karena Kawah Ijen memiliki suatu fenomena yang langka, yakni blue fire yang hanya ada dua di dunia, tidak ada salahnya lho untukmu turut mengabadikan momen bahagia ini dengan sebaik mungkin. Demi menyempurnakan hasil bidikanmu, jangan lupa untuk membawa kamera terbaikmu.

5. Tidak Datang saat Musim Liburan

Nama Kawah Ijen dengan blue firenya ini sudah sangat terkenal. Jika tidak ingin melakukan pendakian dengan suasana yang ramai, pilihlah waktu yang memang bukan musim liburan tiba. Dengan begitu, pengunjung pun tentu tidak akan seramai waktu musim liburan.

Itu dia beberapa tips untuk berburu blue fire Kawah Ijen di Gunung Ijen Banyuwangui. Tertarik untuk segera melakukan pendakian setelah ini?

Reporter : Rini Apriliani

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here