Haji

MATA INDONESIA, JAKARTA –  Arab Saudi resmi hentikan sementara penerimaan jemaah umrah dari sejumlah negara, termasuk Indonesia. Hal ini berkaitan dengan penyebaran Covid-19 atau virus corona yang udah merembet ke beberapa negara di dunia.

Sebagai negara Muslim terbesar, kebijakan tersebut memberikan dampak kepada terhambatnya pelaksanaan ibadah bagi masyarakat. Setiap tahunnya, Indonesia menjadi negara dengan jumlah jemaah umrah paling banyak ketiga di dunia lebih dari 600 jemaah, setelah Mesir 1,3 juta, dan Pakistan 900 ribu jemaah.

Tapi, jangan sedih dulu! Tak perlu ke Tanah Suci, Berikut 4 ibadah yang setara dengan pahala haji dan umrah.

1. Zikir dari Setelah Subuh hingga Matahari Terbit

Berdasarkan riwayat dari Anas bahwa Rasulullah berkata :

Artinya : “Siapa yang mengerjakan salat subuh berjamaah, kemudian dia tetap duduk sambil dzikir sampai terbit matahari dan setelah itu mengerjakan salat dua rakaat, maka akan diberikan pahala haji dan umrah.” (HR At-Tirmidzi)

Untuk Anda yang terkendala keberangkatan ke Tanah Suci, boleh banget cobain amal ibadah tersebut sampai nanti bisa melaksanakan umrah.

2. Salat Lima Waktu dan Dhuha di Masjid

Sholat berjamaah di masjid akan memberikan pahala berpuluh-puluh kali lipat untuk yang mengerjakannya. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus sekaligus melaksanakan salat dhuha di masjid dapat dihadiahi setara dengan pahala umrah.

Penjelasan tersebut berdasarkan riwayat Abu Umamah bahwa Rasulullah berkata :

Artinya : “Siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk menunaikan salat fardhu akan diberikan pahala ibadah haji. Sementara orang yang keluar rumah untuk mengerjakan salat dhuha dan tidak ada tujuan lain selain itu, maka akan diberikan pahala umrah.” (HR Abu Daud)

 

3. Berbakti kepada Orang Tua

Ternyata siapapun yang berbakti kepada orang tua akan mendapatkan pahala yang setara dengan ibadah umrah. Hal ini berdasarkan sebuah hadis Rasulullah SAW. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata :

Artinya : “Ada seseorang yang mendatangi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan ia sangat ingin pergi berjihad namun tidak mampu. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bertanya padanya apakah salah satu dari orang tuanya masih hidup. Ia jawab, ibunya masih hidup.”

Rasul pun berkata kepadanya : “Bertakwalah pada Allah dengan berbuat baik pada ibumu. Jika engkau berbuat baik padanya, maka statusnya adalah seperti berhaji, berumrah, dan berjihad.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Ausath 5/234/4463 dan Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Imam 6/179/7835)

4. Bertekad Kuat untuk Umrah atau Haji

Bertekad kuat untuk beribadah sementara memiliki uzur untuk melaksanakannya ternyata mendapat ganjaran yang mudah dari Allah SWT. Bahkan, Allah mencatat ibadah tersebut karena uzur yang membuat niat belum terlaksana. Hal ini berdasarkan sebuah hadis.

Artinya : “Dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, dalam suatu peperangan (perang tabuk) kami pernah bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda, ‘sesungguhnya di Madinah ada beberapa orang yang tidak ikut melakukan perjalanan perang, juga tidak menyeberangi suatu lembah. Namun mereka bersama kalian (dalam pahala). Padahal mereka tidak ikut berperang karena mendapar uzur sakit.” (HR. Muslim No.1911) (Maropindra Bagas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here