Didi Kempot dan Mbah Surip (foto: istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Meninggal di usia tua, saat karir telah meredup dan hanya menyisakan karya-karya lama adalah hal yang akrab bagi seorang musisi. Tapi, nasib tragis berlaku, ketika di atas puncak popularitas dengan karya baru serta ketenaran, ajal datang menjemput tiba-tiba.

Tak sedikit musisi di dunia, termasuk Indonesia yang mengalami nasib seperti itu. Saat sedang dielu-elukan, dengan jadwal konser padat dan berbagai penghargaan datang, lalu meninggal dunia secara mendadak, membuat para penggemar benar-benar terpukul.

Merangkum dari berbagai sumber, inilah 5 sosok musisi dunia juga Indonesia yang meninggal dunia ketika berada di puncak popularitasnya.

1. Nike Ardilla

Nike Ardilla

Ia baru berusia 19 tahun saat meninggal dunia karena mobilnya menabrak beton di Jalan RE Martadinata, Bandung pada 19 Maret 1995. Sejak memulai karir pada 1989, penyanyi bernama lengkap Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi ini telah menjadi idola besar dengan merilis berbagai album, single, menjadi cover majalah hingga main film dan sederet penampilan internasional.

2. Mbah Surip

Mbah Surip

Tahun 2009 adalah puncak karir seorang seniman dan musisi tua beraliran Reggae, Urip Achmad Rijanto alias Mbah Surip. Setelah bertahun-tahun berkarya, Mbah Surip baru meraih popularitasnya di usia 52 tahun, gara-gara sebuah lagu berjudul ‘Tak Gendong’ yang meledak-ledak, yang sebenarnya sudah dirilis sejak 2003.

Namun, ketenaran Mbah Surip tak berlangsung lama, ajal datang menjemputnya pada 4 Agustus 2009 akibat gagal jantung. Kala itu, Mbah Surip sedang laris-larisnya manggung di berbagai kota dan acara besar.

3. Didi Kempot

Didi kempot meninggal dunia
Didi Kempot

Indonesia baru saja kehilangan seorang maestro campursari bernama Dionisius Prasetyo alias Didi Kempot. Musisi dengan julukan ‘The Godfather of Broken Heart’ dan Lord Didi itu meninggal dunia akibat masalah jantung di Surakarta, Selasa 5 Mei 2020.

Padahal, dalam dua tahun terakhir, Didi Kempot baru benar-benar mencapai puncak ketenarannya. Lagunya, meski berbahasa Jawa, dinyanyikan oleh orang-orang yang bahkan tak paham bahasa Jawa. Sepekan sebelum meninggal, Didi Kempot bahkan merilis single berjudul ‘Ojo Mudik’, untuk mengingatkan masyarakat akan bahayanya pandemi Covid-19.

4. Kurt Cobain

Kurt Cobain

Jasad Kurt Donald Cobain ditemukan kaku pada 8 April 1994. Menurut hasil visum, ia telah meninggal dunia tiga hari sebelumnya. Dari keterangan olah TKP dan analisis kepolisian, pentolan grup band legendaris, Nirvana ini meninggal dunia akibat bunuh diri.

Cobain dengan aliran Grunge telah mengubah aliran musik populer di awal 90-an. Lagunya Smell Like Teen Spirit benar-benar menggemparkan dunia, menghantam musik-musik rock sisa-sisa peninggalan 70-an dan 80-an. Cobain meninggal dunia di usia 27 tahun, saat popularitas tengah menyelimutinya.

5. Jimi Hendrix

Jimi Hendrix

Sang dewa gitar asal Seattle, AS ini senasib dengan Kurt Cobain. Ia meninggal di London tanggal 18 September 1970 pada usia 27 tahun, akibat tersedak dan sulit bernapas, setelah ia mengonsumsi obat penenang dalam dosis tinggi.

Gitaris bernama asli James Marshall Hendrix ini adalah gitaris paling berpengaruh saat itu. Setelah kematiannya, banyak gitaris besar terinspirasi dari sosok Hendrix. Ia disebut sebagai Einstein dalam musik rock, bahkan ada anggapan, aliran Heavy Metal tak akan mungkin terlahir jika Hendrix tak pernah hidup.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here