MINEWS – Banyak yang bilang, hanya kaum wanita yang menangis, nge-mellows saat hatinya ‘berdarah-darah’ akibat luka ditinggal pasangannya.

Hmm..sedikit lebay sih analogi kondisi patah hati tersebut, tapi itu kenyataan dan fakta yang tak terbantahkan.

Tapi semua itu gak berlaku gaes untuk sobat Ambyar, Sad Gerls dan Sadbois. Cuma mereka-lah, fans ‘die hard’ Didi Kempot, yang mengobati rasa patah hatinya dengan joget asyik, sambil berteriak ‘hatiku hampa emaaakk.’

Sebagai catatan, jangan ragukan kepatuhan mereka untuk menjalankan perintah The Godfather of Broken Heart, Lord Didi Kempot, ‘Patah Hati ya Mending Dijogeti’.

Bahkan lagu Sifu Didi lha yang bisa mengubah laki-laki sekuat apapun, harus bermental lembek saat hatinya ‘berdarah’, menjadi tangisan penyembuh luka ditinggal kekasihnya.

Nestapa memang, tapi sesak di dada hilang begitu saja saat semua curahan hati diteteskan melalui air mata. Ya berkat lantunan langgam presiden patah hati Indonesia ini pula, generasi milenial yang konon lebih fasih berbahasa Inggris, harus merelakan telinga, emosi perasaannya untuk berjoget bersama saat hatinya terluka.

Itulah kehebatan Didi Kempot, musisi asal Solo yang bermodalkan lirik lagu jawa yang sederhana, namun mengena ke relung perasaan para pendengarnya.

Seperti lagu Stasiun Balapan, di sini generasi milenial bisa merasakan penggalan film “AADC” ketika Cinta melepas Rangga di bandara, bukan di stasiun pastinya.

Lagu ini juga menceritakan penantian seseorang yang menanti kepulangan kekasihnya yang telah lama tidak ada kabar, meski kekasihnya itu tidak pernah datang, ia tetap dengan setia menanti. Hiks..hikss..baper banget kan

Nih video dan lirik lengkap lagu Stasiun Balapan, beserta terjemahannya ya gaes:

Versi Jawa

Stasiun Balapan – Didi Kempot

Ning stasiun balapan
Kuto solo sing dadi kenangan
Kowe karo aku
Naliko ngeterke lungamu

Ning stasiun balapan
Rasane koyo wong kelangan
Kowe ninggal aku
Ra kroso netes eluh ning pipiku

Da aa… Dada sayang
Da… Slamat jalan

Reff:
Janji lungo mung sedelo
Jare sewulan ra ono
Pamitmu naliko semono
Ning stasiun balapan solo

Jare lungo mung sedelo
Malah tanpo kirim warto
Lali opo pancen nglali
Yen eling mbok enggal bali

Versi Bahasa Indonesia:

Stasiun Balapan

Di stasiun balapan
Kota solo yang jadi kenangan
Kamu dengan aku
Ketika mengantarkan pergimu

Di stasiun balapan
Rasanya seperti orang kehilangan
Kamu ninggalkan aku
Tidak terasa netes air mata di pipiku

Da aa… Dada sayang
Da… Selamat jalan

Reff:

Janji pergi hanya sebentar
Sampai sebulan tidak ada
Pamitmu hanya begitu
Di stasiun balapan solo

Janji pergi hanya sebentar
Malah tanpa kirim berita
Lupa apa memang melupakan
Jika ingat ya cepat pulang