MATA INDONESIA, JAKARTA – Tom and Jerry adalah sebuah serial animasi Amerika Serikat hasil produksi MGM Cartoon Studio yang terkenal pada era 90an hingga 2000an. Serial ini bercerita tentang seekor kucing (Tom) dan seekor tikus (Jerry) yang selalu bertengkar.

Alur cerita dalam setiap cerita pendek serial ini biasanya berpusat pada usaha-usaha mustahil yang dilakukan Tom untuk menangkap Jerry, disertai dengan berbagai konflik fisik dan kerusakan materi. Salah satu alasan terjadinya pertengkaran tersebut adalah perseteruan abadi antara kucing dan tikus.

Lantas apakah benar dalam dunia nyata kucing dan tikus selalu bertengkar dan bahkan menjadi musuh bubuyutan abadi ?

Dilansir melalui makalah yang berjudul, “Temporal and Space-Use Changes by Rats in Response to Predation by Feral Cats in an Urban Ecosystem”, Parsons mengatakan bahwa dari 259 kejadian hanya sebanyak 20 kejadian kucing menguntiti tikus. Bahkan, hanya terdapat tiga kejadian kucing memburu tikus, yang mana dari tiga kejadian tersebut, tikus mati di dua kejadian yang artinya kucing tidak setangguh itu untuk memburu tikus.

Science alert, Parsons dan kawan-kawan menduga ketidaktangguhan kucing berhubungan dengan jenis tikus. Populasi kucing di Steward Island telah diketahui memangsa tikus berukuran sangat kecil dengan massa sekitar 150 gram. Sedangkan di New York dan Chicago sebagian besar tikus memiliki massa sebesar 300 gram.

“Kucing lebih memilih mangsa yang tidak berdaya,” tulis Parsons.

Dalam penelitian sama yang dilakukan Parson dan kawan-kawan, mereka menemukan hal menarik lainnya soal perilaku tikus. Hasil penelitiannya menggambarkan bahwa ketika kucing berada di sekitar, ada lebih sedikit penampakan tikus. Itu tak berarti tikus tidak ada tetapi juga belajar untuk menghindari kucing.

Greogory Glass, Profesor University Florida telah meneliti terkait interaksi kucing dan hewan pengerat. Hasilnya kurang lebih sama dengan penelitian yang dipimpin Parsons. Glass mengatakan tikus pada umumnya terlalu menantang untuk dimangsa kucing rumahan.

Glass mengatakan, ketika melewati masa pubertas tikus menjadi semakin besar dan menjijikan bagi kucing. Anda dapat melihat banyak kucing dan tikus saling menolong memudahkan satu sama lain, makan di kantong sampah yang sama.

Reporter: Fifi Zuniarti

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here