Icarus, bintang terjauh yang berhasil dipantau manusia (Nasa)
Icarus, bintang terjauh yang berhasil dipantau manusia (Nasa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Luar angkasa memang menyimpan jutaan misteri salah satunya adalah bintang-bintang yang ada di luar angkasa.

Sejauh ini, para astronom tidak dapat mengidentifikasi bintang individual yang jauhnya lebih dari 100 juta tahun cahaya. Hal ini karena ukurannya yang lebih kecil dan lebih redup dibanding galaksi.

Namun, beberapa waktu lalu badan antariksa milik Amerika Serikat, NASA untuk pertama kalinya berhasil membidik  bintang raksasa biru yang jaraknya 9 miliar tahun cahaya dari tata surya menggunakan teleskop Hubble.

Nama bintang ini adalah MACS J1149+2223 Lensed Star 1 atau dijuluki dengan nama Icarus.

Temuan yang diterbitkan di Nature Astronomy, Senin 2 April 2018 ini menyebutkan bahwa Icarus berhasil dipantau setelah para astronom menggunakan teknologi lensa gravitasi yang menggabungkan kekuatan teleskop Hubble dengan efek alami yang membuat obyek yang letaknya sangat jauh tampak lebih terang dari biasanya. Lensa ini mampu memperbesar bintang dan galaksi yang letaknya tidak dapat dijangkau tata surya.

Dengan cara ini bintang yang letaknya jauh akan lebih mudah ditemukan dan bisa diperbesar sampai ribuan kali. Icarus sendiri diperbesar 2.000 kali.

Menurut Alex Flippenko, astronom dari Universitas California, benda-benda yang berukuran masif di antariksa memiliki gravitasi kuat sehingga mereka mampu melengkungkan seluruh bidang di sekitarnya termasuk cahaya.

Ini artinya, ketika sebuah galaksi lewat di antara Bumi dan target, para astronom hanya punya waktu singkat untuk memotret dengan sangat rinci. Oleh karena itu, pelensaan gravitasi sangat bergantung pada keberuntungan.

Efek lensa yang sangat kuat menciptakan sesuatu yang dalam istilah astronom disebut sebagai cincin Einstein, yakni jenis lensa gravitasi tidak biasa di mana cahaya melengkung menyerupai cincin. Bintang Icarus letaknya sangat jauh dari tata surya kita. Akibatnya, para astronom tidak benar-benar melihat cincin Einstein membentuk cincin. Namun setidaknya, teleskop Hubble berhasil menangkap Icarus.

Reporter: Muhammad Raja A.P.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here