Ilustrasi hujan disertai petir (pixabay)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Petir, kilat, atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan. Petir dan kilat muncul saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut gemuruh.

Yuk simak beberapa fakta menarik seputar petir yang jarang diketahui!

1. Saat petir menyambar, ternyata suhu petir jauh lebih panas dari suhu permukaan matahari.

Suhu permukaan matahari adalah 5.505°C, sementara itu suhu petir 27.760°C, atau sekitar lima kalinya dari panas suhu permukaan matahari. Tidak heran saat sambaran petir membuat air menguap seketika.

Kilat petir sebenarnya tidak memiliki suhu. Namun, petir yang adalah pergerakan muatan listrik bertenaga hingga 1 miliar volt membuat udara dan objek yang mengelilinginya begitu panas.

2. Petir bisa menyambar satu tempat lebih dari sekali.

Banyak mitos yang beredar kalau petir tidak akan menyambar tempat yang sama. Nyatanya, gedung-gedung pencakar langit sering disambar petir lebih dari sekali.

Contohnya, Empire State Building di AS bisa tersambar petir 24 kali dalam setahun. Sekitar 24 menit, Empire State Building bisa disambar hingga 8 kali.

Tidak hanya menyambar lebih dari sekali, petir juga bisa menyambar lebih dari satu tempat bersamaan loh!

3. Petir sebenarnya bisa melintang hingga sepanjang 145 km.

Biasanya petir dilangit hanya terlihat beberapa meter saja. Kenyataannya sambaran petir bisa berpuluh – puluh hingga 100 km lebih.

4. Tidak mungkin terjadi gemuruh tanpa adanya petir.

Suara yang menggelegar tersebut ada dikarenakan petir. Penelitian pada abad ke-20 setuju bahwa guruh dahsyat pada petir terjadi karena gelombang kejut di udara. Gelombang tersebut disebabkan oleh ekspansi termal pada plasma di jalur petir.

Gemuruh dapat menggelegar sejauh 16 km walaupun petirnya tidak terlihat di tempatmu. Namun, jika kamu mendengarnya kurang dari 30 detik, lebih baik segera berlindung karena kamu ada dalam jarak sambaran petir.

5. Satu kilat petir bisa mengandung ratusan juta hingga 1 miliar volt.

Daya tersebut sepadan dengan 79,4 juta aki mobil dan dapat menyalakan lampu 100 watt terus hingga 90 hari.

Ada dua jenis muatan petir, positif dan negatif. Jarang terjadi, petir bermuatan positif adalah yang paling berbahaya.

Sebab dapat menyerang hingga 16 km dari pusatnya! Petir bermuatan positif biasanya terjadi di atas badai petir dan membawa arus positif yang besar.

Petir bermuatan negatif adalah yang paling sering terjadi. Saat petir menyambar dari langit ke tanah, itu mengandung muatan daya 300 juta volt.

Petir bermuatan negatif tidak sepenuhnya berbahaya, dibandingkan petir bermuatan positif dengan daya ampere 10 kali lipat.

Reporter : Tiara Arninda

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here