Kapel Troglodyte di bagian bawah Ngarai Galamus, Prancis

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pada umumnya gereja dibangun di permukaan tanah, di pusat permukiman atau di tempat yang mudah dijangkau. Namun ternyata ada beberapa gereja yang dibangun di tempat tidak biasa, yaitu di dalam gua. Berikut daftar gereja yang dibangun di dalam gua :

1. Kapel Gua Callao, Filipina
Gua Callao merupakan sebuah gua dengan tujuh ruang berukuran besar, yang terletak di Provinsi Cagayan, di Filipina. Keunikan gua ini adalah sebagai katedral atau gereja alam.

Kini tempat ini dipergunakan sebagi kapel oleh masyarakat setempat. Kondisi di dalam gua dipenuhi stalaktit dan stalagmit. Setiap ruang memiliki celah-celah alami, yang membiarkan cahaya masuk ke dalam gua, membuat suasana terlihat sangat indah.

2. Kapel Troglodyte di bagian bawah Ngarai Galamus, Prancis

Kapel Troglodyte masih mempertahankan bentuk alami dinding gua. Sehingga terlihat artistik dengan bias cahaya yang masuk ke dalam gua. Di sini juga disediakan bangku bagi jemaat yang datang untuk beribadah.

3. Gereja Ortodoks Serbia di Coober Pedy, Australia

Gereja Ortodoks Serbia yang berada di dalam gua ini memiliki arsitektur menarik. Dinding dan langit-langit gua dibentuk dengan pola lengkungan-lengkungan yang membuatnya terlihat indah dan unik. Jemaat yang datang dapat beribadah atau berdoa dengan suasananya yang nyaman.

4. Gereja Temppeliaukio, Helsinki

Atap bangunan gereja Temppeliaukio terlihat sedikit menonjol dari permukaan tanah. Meskipun dibangun di bawah permukaan tanah namun arsitektur dari gereja ini terlihat megah dan artistik. Bangunannya juga masih mempertahankan bentuk alami bebatuan di bagian dindingnya.

5. Kapel Tambang Garam Wieliczka, Krakow, Polandia

Kapel yang dibangun di dalam gua ini ditata dengan sangat rapi. Dinding gua sudah dibentuk sedemikian rupa. Terdapat berbagai ornamen yang indah dan dihiasi lampu-lampu yang tidak hanya menerangi, namun juga mempercantik tampilan kapel ini. Tempat ibadah ini merupakan salah satu kesaksian tentang kesalehan para penambang yang pernah bekerja di Wieliczka.

Reporter : Anastasia Irawati

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here