Kamis, Oktober 28, 2021

Asal-Usul dan Tradisi Thanksgiving di Amerika Serikat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAThanksgiving berarti ucapan syukur. Di Amerika Serikat, Thanksgiving dirayakan secara rutin setiap Kamis keempat di bulan November.

Pada mulanya, Thanksgiving dirayakan oleh kelompok Pilgrim di tahun 1621, yakni saat mereka berhasil melakukan panen pertama. Namun dahulu, perayaan ini hanya bersifat pendekatan antara dua kelompok saja (kelompok Pilgrim dan Wampanoag). Saat itu perayaan ini belum bernama Thanksgiving.

Sekitar 140 orang hadir di perayaan ini. Dengan total 90 warga asli Amerika (Wampanoag) dan 50 orang Inggris (kelompok Pilgrim). Dalam perayaan tersebut, sajiannya antara lain daging unggas, ikan, hingga daging rusa.

Lalu, di tahun 1863 Presiden Abraham Lincoln menetapkan hari libur nasional perayaan Thanksgiving jatuh setiap Kamis keempat di bulan November. Dan di tahun ini sendiri, perayaannya jatuh pada tanggal 25 November 2021 mendatang.

Masyarakat Amerika Serikat menjadikan perayaan ini sebagai momen untuk berlibur ke kampung halaman dan menikmati makan malam bersama keluarga serta kerabat terdekat. Saat ini, perayaan Thanksgiving bertujuan sebagai ungkapan terima kasih dan pemujian Tuhan. Hidangan yang menjadi simbol Thanksgiving adalah kalkun, sehingga sering pula penyebutannya sebagai Hari Kalkun.

Hidangan kalkun sebagai makanan wajib di hari Thanksgiving
Hidangan kalkun sebagai makanan wajib di hari Thanksgiving

Biasanya Kalkun terhidang dengan saus kranberi dan hidangan lain seperti jagung rebus, kentang puree, pai labu, serta berbagai sayuran musim gugur. Biasanya selama makan malam, masyarakat Amerika Serikat saling bercerita mengenai berbagai hal yang telah mereka alami.

Fakta unik lainnya terkait perayaan ini adalah adanya Black Friday dan Cyber Monday. Black Friday adalah hari Jumat setelah perayaan Thanksgiving di hari Kamis. Di hari Jumat ini neraca pembukuan pedagang yang biasanya merah (rugi), kini menjadi hitam (untung) karena banyaknya orang yang berbelanja di hari ini untuk menyambut Natal dan Tahun Baru. Pada Black Friday, toko-toko memberikan diskon besar-besaran sebagai penglaris musim belanja liburan Natal dan akhir tahun. Karena diskon inilah orang-orang mulai berbelanja secara besar-besaran. Itulah sebabnya satu hari setelah perayaan Thanksgiving orang-orang menyebutnya sebagai Black Friday.

Lalu Cyber Monday adalah hari Senin setelah perayaan Thanksgiving. Cyber Monday sebenarnya sama dengan Black Friday, yakni hari saat toko-toko memberikan diskon. Namun yang membedakan hanyalah tempatnya. Jika penjualan produk diskonan Black Friday di toko-toko, maka penjualan produk diskonan Cyber Monday di platform digital.

Reporter: Intan Nadhira Safitri

 

BERIKAN KOMENTAR POSITIF

Ayo berikan komentar
Tuliskan nama

Berita Terbaru

BSI Jadi Penopang Industri Halal Nasional di Tanah Air

MATA INDONESIA, JAKARTA-PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk bakal menjadi penopang industri halal nasional seiring terintegrasinya layanan transaksi keuangan (single...
- Advertisement -

Baca berita yang ini