MATA INDONESIA, – ”Sebab kita tak tahu kemana takdir akan membawa, cara mensyukuri ketidaktahuan itu adalah dengan merencanakan dan mengupayakan yang terbaik.” – Salim A Fillah –

Begitulah salah satu kalimat indah dari seorang penulis Indonesia. Begitu pula dengan apa yang terjadi pada dunia saat ini. Lebih dari 6 bulan sejak Indonesia dinyatakan darurat corona bahkan hingga hari Kemerdekaan Indonesia tiba, wabah ini belum juga pergi dari negeri ini. Hal ini tentu membuat perayaan menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Riuh gemuruh orang-orang yang mengikuti lomba, sorak riang anak-anak yang ikut meramaikan mungkin tak terdengar dan terlihat lagi. Bahkan sempat santer beredar kabar bahwa Sang Saka Merah Putih tak akan berkibar seperti biasanya. Tapi nyatanya tidak, deretan putra-putri terbaik bangsa yang berbaris rapi dalam tugas pengibaran bendera di Istana masih bisa kita lihat meski tak sebanyak, tak semarak dan semeriah tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini memang berbeda. Corona yang mewabah membuat aktivitas menjadi berubah. HUT RI masih bisa kita rayakan meski tidak dengan meriah dan mewah bahkan harus di rumah saja. Perayaan hari kemerdekaan tak mesti melalui berbagai perlombaan yang biasa kita ikuti apalagi ditengah pandemi yang rasanya tak memungkinkan untuk dilakukan. Sejatinya bentuk penyambutan HUT RI, perayaan hari kemerdekaan adalah dengan berkontribusi nyata. Tindakan paling nyata yang bisa kita lakukan saat ini adalah menjaga diri membantu memutus mata rantai virus corona. Mematuhi protokol kesehatan dimanapun apalagi saat bepergian, menjaga kebersihan diri sebisa mungkin agar tak tertular apalagi menularkan. Itu semua adalah wujud kecintaan kita pada negeri Indonesia bukan? Karena kita tentu tak ingin negeri ini kehilangan banyak nyawa.

Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam rangka menyambut perayaan hari kemerdekaan. Meski di rumah saja tapi tak mengurangi semangat juang dalam menjaga NKRI. Pandemi ini memberikan kita sebuah pelajaran bahwa merdeka itu bukan hanya bebas dari penjajahan. Tapi merdeka adalah bebas dari kemalasan, bebas dari ketidaktahuan. Kita lihat bagaimana pandemi ini berdampak pada berbagai sektor, baik itu sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan dan sektor yang lainnya.

Sektor pendidikan, pembelajaran secara daring menjadi satu pilihan yang diambil agar bisa tetap belajar ditengah pandemi saat ini. Pembelajaran yang dilaksanakan di rumah mengajarkan bagaimana kita bisa bebas dari ketidaktahuan teknologi menjadi melek teknologi. Mau tak mau kita belajar untuk bisa menggunakan teknologi dengan baik demi pendidikan dan masa depan.

Kita semua tahu pandemi ini berdampak pula pada sektor ekonomi. Tak sedikit pengusaha yang mengeluhkan menurunnya omzet penjualan dan banyak pula karyawan yang terpaksa dirumahkan. Kondisi ini tentu tak diinginkan. Tapi kita tak boleh diam, di bulan merdekanya Indonesia mari kita tunjukkan bahwa kita tetap bisa berkarya bahkan berpenghasilan. Lomba-lomba yang kita ikuti bisa menjadi kesempatan untuk menambah pundi-pundi merakit kembali kekuatan ekonomi. Berselancar di media social dalam rangka menawarkan karya itu pun bisa bisa menjadi pilihan untuk meraup keuntungan.

Tak hanya itu, secara fisik pun sebenarnya kita bisa merasakan meriahnya hari kemerdekaan menyambut HUT RI dengan suka cita dan kegembiraan. Bendera merah putih yang terpasang di setiap sudut jalan, rangkaian bendera yang membentang di setiap gang menjadi bukti bahwa pandemi bukan halangan dalam menyambut perayaan kemerdekaan. Terpasangnya bendera di setiap sudut rumah menjadi bukti nyata bahwa semangat juang itu akan tetap ada.

Meski dunia sedang berduka dan menangis getir tapi sebuah karya harus tetap terlahir. Meski pandemi tak kunjung usai tapi sebuah karya tak boleh selesai. Merdeka adalah cinta, cinta tulus dari Sang Maha Cinta hasil perjuangan para pahlawan bangsa. Teruslah berkarya sebagai wujud cinta pada mereka, pada negeri, dan pada Yang Maha Mencintai.

Selamat Hari Kemerdekaan!
Semangat Berkarya!

Penulis: Desri Mulyati
Ig: @desrimu_
Twitter: @mulyati_desri
FB: @Desri Mulyati

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here